Malam Pertama Kelabu Pengantin Baru

Malam Pertama Kelabu Pengantin Baru

watpedia
May 26, 2019

Malam Pertama Kelabu Pengantin Baru
Malam Pertama Kelabu Pengantin Baru


Malam Pertama Kelabu Pengantin Baru
Oleh : Pengantin Baru
Naskah ke 3


Suasana malam di sekitar Mega Mendung terasa begitu dingin, sinar bulan semakin meredup, namun  yang terasa di sebuah kamar hotel  malah berbeda. Suasana panas mendera Toni yang siang tadi baru saja melangsungkan resepsi pernikahan dengan Maya. Gadis berusia dua puluh satu tahun, bermata bening dengan wajah bulat telur, berhidung mancung dan berkulit putih. Toni telah mengenal gadis itu sejak tiga bulan yang lalu. 

Selain itu, Toni memilih Maya menjadi pendamping hidupnya, karena gadis itu memiliki kelembutan dalam bertutur kata dan dalam kesehariannya mengenakan hijab. Selain itu Maya pintar pula mengaji dan memasak, sehingga penilaian Toni terhadap Maya, tinggi sekali. Namun malam ini penilaian Toni berubah seratus delapan puluh derajat. Cerita Lain : Ternyata Suamiku Seorang Gay

Pria berusia dua puluh tujuh tahun, bertubuh tinggi dan atletis itu berdiri di sudut kamar hotel. Tangan terkepal, nafas memburu, matanya nyalang melahap kain putih berukuran empat puluh kali empat puluh sentimeter yang pinggirannya disulam benang kuning. Kain itu terhampar lesu diatas sprai tempat tidur. Tidak ada noda merah di sana, sementara Maya duduk lemas di pinggiran tempat tidur.

“Apa artinya semua ini … May?” tanya Toni dengan nada tinggi. “Aku tertipu …! Ternyata kamu sudah tidak suci lagi! Selama ini kamu mengenakan hijab hanya untuk menutupi kebusukanmu! Benar Kan …?”

“Mas …, tidak begitu, Mas! Aku tidak tahu kenapa bisa seperti ini,” jawab Maya seraya menatap bingung kepada pria yang baru sehari menjadi suaminya. Maya menggeleng-gelengkan kepalanya perlahan sambil meremas-remas ujung selimut.
“Tidak perlu mencari alasan …! Mana buktinya kalau kamu masih gadis? Dasar pembohong …!” bentak Toni seraya bergerak mendekati meja rias dan  memporakporandakan peralatan kosmetik yang tersusun rapi diatasnya, setelah itu berjalan kearah dinding dan membentur-benturkan kepalanya disana. Cerita Lain : Perjanjian Pra Nikah Pengantin Baru

“Huaaaaah … !” teriak Toni lagi melampiaskan kekesalannya.
“Mas … tolong percaya aku!  Ini yang pertama kali aku lakukan …! Benar, Mas! Aku tidak pernah melakukannya dengan siapapun …! Sumpah Mas!” tegas Maya seraya menggeser duduknya mendekati Toni. Maya mencoba meyakinkan pria bertemperamen tinggi itu.

Toni membalikkan badan. Matanya menatap tajam kepada Maya.
“Sumpah palsu…! Penipu …! Kamu pembohong … !” teriak Toni sambil menunjuk-nunjuk istrinya. “Aku benar-benar kecewa …! Kecewa …!”
“Mas …, percayalah. Ini tidak seperti yang kamu pikirkan! Aku masih suci,  Mas ! Aku benar-benar tidak tahu kenapa bisa seperti ini ?” ucap Maya dengan bulir-bulir air bening mulai mengalir membasahi pipinya.

Toni menatap geram kepada Maya, seakan ingin menelan istrinya. Kemudian ia berkali-kali menggelengkan kepalanya.
“Ternyata sisa orang lain yang aku terima! Pernikahan kita bubar …! Besok ku beritahu semua keluargaku dan ku urus perceraian kita!”

Tanpa berfikir panjang Toni mengambil kain putih bersulam itu, kemudian sambil menendang kursi dia membuka pintu dan melangkah pergi.

“Mas …, Mas … jangan pergi …! Tolong jangan tinggalkan aku  …! Mas …!” teriak Maya histeris seraya beranjak dari tempat tidur berusaha mengejar suaminya, tapi Toni telah melangkah jauh. Maya hanya sampai di pintu jatuh terkulai dan menangis sejadi-jadinya. Cerita Lain : Suamiku Selingkuh

------ O -----
Evaluasi :
Bulan madu yang diimpikan semanis madu berubah menjadi pahit. Suasana menjadi kacau. Kasus ini bisa saja terjadi pada pengantin baru manapun. Namun seandainya saja Toni mau sedikit mengalah, mungkin ending cerita di atas akan lain lagi.

Kesucian seorang gadis bagi sebagian pria merupakan hal  mutlak harus ada, walau ada juga yang menganggap tidak terlalu penting. Banyak kok perjaka pria yang menikah dengan janda.

Jika memang sudah tidak suci lagi, sebaiknya calon pengantin wanita berterus terang. Kejujuran kadang memang menyakitkan. Tapi tidak mengapa kalau memang calon pengantin pria tidak mau meneruskan ke jenjang pernikahan hanya karena masalah ini. Daripada sesudah menikah akan timbul pertengkaran yang bisa berakibat kepada perpisahan juga.

Masalahnya akan lain jika calon pengantin wanita tidak menyadari dirinya tidak suci lagi, seperti cerita diatas. Maya yakin betul kalau dirinya masih suci, bahkan ia berani bersumpah tidak pernah melakukan hubungan intim dengan siapapun sebelumnya. Tapi kenapa tidak ada tanda kalau dirinya masih perawan?

Menurut dokter,  hal seperti ini bisa saja terjadi, walaupun Maya sudah melakukan hubungan intim dengan suaminya, namun bisa saja tidak terjadi pendarahan. Selaput dara atau hymen itu ada beberapa jenis. Ada yang bersifat elastis dan ketebalannya melebihi dari biasanya. Nah, hymen jenis ini tidak mudah robek. Ada sebuah artikel tentang kasus seorang wanita yang mau melahirkan. Dokter yang menangani menemukan bahwa hymen wanita itu masih ada. Lalu sang dokter meminta izin dari suaminya untuk merobek hymen sang istri agar proses persalinan berjalan lancar. Betul kan! Tidak harus selalu terjadi pendarahan di malam pertama.

Untuk kasus diatas, solusinya adalah sebagai berikut :

1. Di sini dituntut kesabaran dan kearifan dari kedua belah pihak. Pengantin pria jangan terburu-buru menuduh pengantin wanita berbohong.

2. Pengantin wanita tidak perlu panik. Coba diingat-ingat kejadian apa yang mungkin bisa menjadi penyebab dirinya kehilangan kesucian. Bisa karena sering memakai celana jean yang terlalu ketat, atau karena sering melakukan aktivitas olahraga yang terlalu berat atau karena sebab lainnya.

3. Suami jangan cepat-cepat memberi tahu orang tua atau keluarga. Simpan dulu rahasia ini. Bersabarlah dan tanyakan secara baik-baik. Mungkin saja kehilangan kesucian karena tidak disengaja dan tanpa disadari oleh pengantin wanita.

4. Sebaiknya pergilah ke dokter. Bawalah semua riwayat penyakit yang pernah diderita. Ceritakan seluruh aktivitas berat yang pernah dijalani.  Dalam kasus Maya, mungkin saja ia masih suci. Solusinya adalah pergi ke dokter, mungkin dokter bisa memberikan diagnosa yang tepat, agar kesalahpahaman tidak terjadi.

5. Atau sebelum menikah, periksalah tanda kesucian calon  istri ke dokter agar tidak terjadi kesalahpahaman setelah menikah.

Semoga bermanfaat!

Bekasi, 17 April 2019


Note : Konten ini berada diluar tanggung jawab owner website watpedia. Bila terdapat kekeliruan atau pun keluhan, atau berbisnis terkait konten, silahkan hubungi penulis disini <edyharianto2@gmail.com>